Asesmen Lapangan Reakreditasi Program Studi Magister Matematika
Lembaga Akrditasi Mandiri Sains, Alam, dan Ilmu Formal (LAMSAMA) melaksanakan Pembukaan Asesmen Lapangan Program Studi Magister (S-2) Matematika pada Kamis, 12 Februari 2026. Kegiatan ini berlangsung di Ruang Sidang Lantai 2 Dekanat Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Lampung.
Asesmen Lapangan ini merupakan bagian dari proses akreditasi yang dilakukan oleh LAMSAMA dalam rangka menilai kelayakan dan mutu penyelenggaraan Program Studi S-2 Matematika. Kegiatan tersebut dibuka oleh Wakil Rektor Bidang Akademik Unila, Prof. Dr. Eng. Suripto Dwi Yuwono, S.Si., M.T., yang hadir mewakili Rektor Universitas Lampung. Turut mendampingi dalam pembukaan, Dekan FMIPA Dr. Eng. Heri Satria, S.Si., M.Si., serta Kepala Pusat Akreditasi Internasional, Priyambodo, S.Pd., M.Sc.
Kegiatan ini juga dihadiri oleh Direktur Pascasarjana Prof. Dr. Ir. Murhadi, M.Si., Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Dr. Eng. Ir. Dikpride Despa, S.T., M.T., ASEAN Eng., Kepala Biro Keuangan dan Kepegawaian Umum (BKKU), Kepala BPKHM Budi Sutomo, S.Si., M.Si., serta para Kepala Unit Pelaksana Akademik (UPA) di lingkungan Universitas Lampung.
Asesmen lapangan dilaksanakan oleh dua asesor LAMSAMA, yakni Prof. Dr. Budi Nurani R., M.S., selaku Asesor I dari Universitas Padjadjaran dan Prof. Subchan, S.Si., M.Sc., Ph.D., selaku Asesor II dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS).
Kehadiran kedua asesor ini menjadi bagian penting dalam proses verifikasi dan validasi data serta evaluasi menyeluruh terhadap kinerja akademik, tata kelola, sumber daya, penelitian, hingga luaran tridarma perguruan tinggi pada Program Studi S-2 Matematika.
Wakil Rektor Bidang Akademik, Prof. Suripto Dwi Yuwono, menyampaikan apresiasi atas kehadiran para asesor di FMIPA Unila. Ia menegaskan bahwa asesmen lapangan bukan sekadar proses administratif, melainkan momentum strategis untuk melakukan refleksi dan perbaikan berkelanjutan terhadap mutu akademik. “Asesmen lapangan ini merupakan upaya bersama dalam meningkatkan mutu dan akreditasi program studi.
Peningkatan akreditasi tidak hanya berdampak pada reputasi institusi, tetapi juga pada kualitas layanan pendidikan serta daya tarik bagi calon mahasiswa,” ujarnya. Ia juga menambahkan bahwa tingginya capaian kelulusan tepat waktu mahasiswa S1 Matematika yang mencapai 80,9 persen menjadi indikator positif terhadap kualitas proses pembelajaran di tingkat sarjana. Hal ini, menurutnya, perlu diimbangi dengan penguatan mutu pada jenjang pascasarjana, termasuk Program Studi S-2 Matematika, guna menjawab kebutuhan akademik dan riset yang semakin berkembang.
Sementara itu, Dekan FMIPA, Dr. Eng. Heri Satria, dalam laporannya menyampaikan bahwa asesmen lapangan menjadi sarana evaluasi komprehensif terhadap kinerja institusi. Ia menekankan pentingnya keterbukaan dalam menerima masukan dari asesor demi peningkatan mutu berkelanjutan. “Melalui asesmen ini, kita dapat melihat secara objektif sejauh mana kesiapan dan kelayakan program studi dalam memenuhi standar yang ditetapkan.
Dari sini akan terlihat aspek-aspek yang masih perlu diperbaiki, baik dari sisi tata kelola, sumber daya manusia, sarana prasarana, maupun penjaminan mutu,” jelasnya. Program Studi S-2 Matematika memiliki berbagai keunggulan, terutama dalam bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang relevan dengan kebutuhan daerah dan nasional. Dokumentasi capaian tersebut menjadi bagian penting dalam proses penilaian oleh tim asesor.
Pelaksanaan asesmen lapangan ini diharapkan dapat semakin memperkuat sistem penjaminan mutu internal Universitas Lampung, sekaligus meningkatkan daya saing Program Studi S-2 Matematika di tingkat nasional. Dengan komitmen bersama antara pimpinan universitas, fakultas, dan seluruh sivitas akademika, Unila optimistis dapat terus meningkatkan kualitas pendidikan tinggi yang unggul, adaptif, dan berkontribusi nyata bagi masyarakat. [amat buhori, S.Pd.].
