Asesmen Lapangan Akreditasi Program Studi Magister (S-2) Keguruan Guru Sekolah Dasar Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Lampung 2026
Lembaga Akreditasi Mandiri Kependidikan (LAMDIK) menyelenggarakan asesmen lapangan akreditasi Program Studi Magister (S-2) Keguruan Guru Sekolah Dasar (KGSD) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Lampung (Unila) pada 19 s.d 20 Juni 2026 di Ruang Sidang Lantai 2 Dekanat FKIP Unila.
Kegiatan ini dibuka oleh Wakil Rektor Bidang Keuangan dan Umum, Dr. Habibullah Jimad, S.E., M.Si., didampingi Dekan FKIP Unila, Dr. Albet Maydiantoro, M.Pd., turut hadir jajaran pimpinan universitas, antara lain Direktur Pascasarjana, Kepala LPMPP, Kepala LPPM, Kepala Pusat Akreditasi Nasional, para Kepala Unit Pelayanan Akademik (UPA), Ketua Jurusan Ilmu Pendidikan, Koordinator Program Studi S-2 KGSD, para dosen, serta Tim Taskforce Unit Pengelola Program Studi (UPPS) dan Program Studi.
Asesmen Lapangan ini, LAMDIK menugaskan dua asesor, yakni Prof. Dr. Wahyu Sukartiningsih, M.Pd. dari Universitas Negeri Surabaya dan Prof. Dr. Ir. Arita Marini, M.E. dari Universitas Negeri Jakarta. Kedua asesor melakukan verifikasi dan validasi data sekaligus menilai berbagai aspek kinerja Program Studi S-2 KGSD FKIP Unila.
Dalam sambutannya, Dr. Habibullah Jimad menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada tim asesor atas kesediaannya melaksanakan asesmen lapangan di Unila. Menurutnya, kehadiran asesor menjadi kesempatan berharga bagi universitas untuk memperoleh evaluasi yang objektif terhadap kualitas penyelenggaraan program studi.
“Sebagai institusi pendidikan tinggi, Unila, khususnya FKIP, terus berkomitmen meningkatkan mutu pendidikan dan menghasilkan lulusan yang kompeten serta memiliki daya saing tinggi. Saat ini, dari 31 program studi yang ada di FKIP, sebanyak 16 program studi telah meraih akreditasi Unggul,” ujarnya.
Ia berharap asesmen lapangan ini dapat menghasilkan capaian akreditasi Unggul bagi Program Studi S-2 KGSD. Menurutnya, status tersebut akan semakin memperkuat peran program studi dalam menghasilkan pendidik, akademisi, dan praktisi pendidikan yang berkualitas. Lebih lanjut, Habibullah menegaskan bahwa asesmen lapangan tidak semata-mata dipandang sebagai proses administratif untuk memperoleh akreditasi, tetapi juga menjadi momentum refleksi dan evaluasi dalam upaya peningkatan mutu pendidikan secara berkelanjutan.
Pada kesempatan yang sama, ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh tim FKIP dan Program Studi S-2 KGSD yang telah bekerja keras mempersiapkan pelaksanaan asesmen lapangan. Menurutnya, dedikasi dan kolaborasi seluruh pihak menjadi fondasi penting dalam mendukung kelancaran serta keberhasilan proses akreditasi. Selama dua hari pelaksanaan, tim asesor dijadwalkan melakukan penelaahan dokumen, wawancara dengan berbagai pemangku kepentingan, serta observasi terhadap pelaksanaan kegiatan akademik dan berbagai layanan penunjang di lingkungan program studi.
Unila berharap seluruh rangkaian asesmen lapangan dapat berjalan lancar dan memberikan hasil terbaik bagi Program Studi S-2 KGSD, FKIP, serta Unila secara keseluruhan.[amat buhori].
