Koordinasi Pemantauan dan Evaluasi Mutu Perguruan Tinggi untuk Perpanjangan Status Akreditasi Melalui Mekanisme Automasi Universitas Lampung

Pusat Akreditasi Nasional & Internasional (PANI) Lembaga Penjaminan Mutu dan Pengembangan Pengembangan Pembelajaran (LPMPP) Universitas Lampung telah melaksanakan Koordinasi Pemantauan dan Evaluasi Mutu Perguruan Tinggi untuk Perpanjangan Status Akrditasi Melalui Mekanisme Automasi Tahun 2025, Rabu, 19 Februari 2025 di Lt. 2 Ruang Sidang 1 Gedung Rektorat Universitas Lampung.

Kegiatan dibuka resmi oleh Rektor Unila, Prof. Dr. Ir. Lusmeilia Afriani, D.E.A., I.P.M. yang dalam sambutannya mengatakan bahwa Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kepala LPMPP beserta Tim telah menyiapkan skenario agar Unila dapat lolos dalam pemantauan ini.

Beliau mengajak semua bergandeng tangan untuk menjadikan Unila terus lebih baik sesuai tagline kita bersama, Unila Be Strong!.

Beliau juga berharap seluruh unit dapat bersama-sama bekerja untuk memastikan keterlampauan capaian ini.

Turut hadir Wakil Rektor Bidang Akademik Unila, Prof. Dr. Eng. Suripto Dwi Yuwono, M.T., Kepala LPMPP Unila, Prof. Dr. Abdurrahman, M.Si., Sekretaris LPMPP, Dr. Maulana Mukhlis, S.Sos., M.IP., Kepala Pusat Akreditasi Nasional & Internasional (PANI), Priyambodo, M.Sc., Sekretaris Pusat Akreditasi Nasional & Internasional (PANI), Dr. Agung Wijaya Putra, S.Pd., beserta Tim Pemantauan dan Evaluasi Mutu Perguruan Tinggi untuk Perpanjangan Status Akrditasi Melalui Mekanisme Automasi.

Wakil Rektor Bidang Akademik Unila, Prof. Dr. Eng. Suripto Dwi Yuwono, M.T. dalam laporannya mengatakan bahwa berdasarkan PerBAN-PT Nomor 1 Tahun 2022 tentang Mekanisme Akreditasi, maka peringkat akreditasi Unila akan dipantau selambat-lambatnya pada bulan Desember 2025.

Lebih lanjut, beliau menyampaikan bahwa mekanisme pemantauan tersebut merujuk pada PerBAN-PT Nomor 5 Tahun 2024 tentang Instrumen Pemantauan dan Evaluasi Mutu Perguruan Tinggi untuk Perpanjangan Status Terakreditasi Melalui Mekanisme Automasi.

Dalam instrumen tersebut, terdapat 15 indikator sebagai syarat agar Unila lolos dalam evaluasi ini.

Mekanisme automasi dipaparkan langsung oleh Kepala LPMPP Unila, Prof. Dr. Abdurrahman, M.Si.

Dalam paparannya beliau menjelaskan syarat-syarat yang harus dipenuhi oleh Unila dalam 15 indikator agar lolos pemantauan.

Paparan tersebut menjadi pemantik diskusi terhadap strategi-stategi yang akan dilakukan oleh Unila untuk menghadapi pemantauan ini.

Diskusi ini berjalan lancar dan diakhiri dengan dihasilkannya rumusan rencana tindak lanjut terhadap hasil koordinasi ini.

Selain itu, koordinasi ini juga telah menghasilkan tim yang akan bertanggung jawab terhadap pemenuhan data dari setiap indikator.  

Sebelum kegiatan ditutup Wakil Rektor Bidang Akademik, Prof. Dr. Eng. Suripto Dwi Yuwono, M.T. berpesan, agar tim dapat bekerja sama untuk mencapai pemenuhan dari setiap indikator pemantauan. [amat buhori, S.Pd].

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *