Sosialisasi Panduan Program Kampus Berdampak Universitas Lampung 2026

Lembaga Penjaminan Mutu dan Pengembangan Pembelajara (LPMPP) Universitas Lampung melalui Pusat Manajemen Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) dan Kelulusan Tepat Waktu menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Panduan Program Kampus Berdampak Universitas Lampung Tahun 2026. Kegiatan ini dilaksanakan pada Selasa, 21 April 2026, di Ruang Sidang 1 Lantai 2 Gedung Rektorat Universitas Lampung.

Kegiatan sosialisasi panduan Program Mahasiswa Berdampak bertujuan untuk memberikan pemahaman yang komprehensif kepada para Koordinator Program Studi, dosen, dan pemangku kepentingan terkait mengenai konsep, tujuan, serta mekanisme pelaksanaan program. Melalui sosialisasi ini diharapkan tercipta kesamaan persepsi dalam mengimplementasikan program sehingga dapat berjalan efektif dan sesuai dengan pedoman yang telah disusun.

Wakil Rektor Bidang Akademik, Prof. Dr. Eng. Suripto Dwi Yuwono, S.Si., M.T., didampingi Kepala LPMPP, Prof. Dr. Abdurrahman, M.Si membuka kegiatan ini serta turut hadir Sekretaris LPMPP, Dr. Maulana Mukhlis, S.Sos., M.IP., Kepala Pusat Manajemen MBKM dan Kelulusan Tepat Waktu Nur Indah Lestari, S.Pd., M.Pd. Peserta dari kegiatan ini adalah para Ketua Program Studi jenjang Diploma dan Sarjana di lingkungan Universitas Lampung.

Kepala LPMPP Unila menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya silaturahmi sekaligus penyelarasan langkah dalam mendukung kebijakan baru Kementerian. Program ini menuntut upaya yang lebih serius dan konkret agar mahasiswa dapat berperan aktif dalam mengembangkan keilmuan, keterampilan, serta membentuk sikap keberdayaan yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat, baik di lingkungan akademik maupun di luar kampus.

Lebih lanjut disampaikan bahwa pada akhir tahun 2025 hingga awal 2026, Universitas Lampung telah berpartisipasi dalam salah satu program unggulan, yaitu Mahasiswa Berdampak di daerah bencana. Salah satu mahasiswa dari Fakultas Kedokteran berhasil memperoleh hibah untuk melaksanakan kegiatan di Aceh. Capaian ini dinilai sangat membanggakan dan diharapkan menjadi pendorong agar lebih banyak program serupa di masa mendatang, mulai dari di tingkat lokal, regional, nasional, hingga internasional.

Dalam sambutannya, Wakil Rektor Bidang Akademik menyampaikan bahwa jumlah mahasiswa Universitas Lampung yang mengikuti kegiatan di luar kampus menunjukkan peningkatan signifikan dari tahun ke tahun. Hal ini sejalan dengan pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU) 3, yaitu keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan di luar program studi yang berdampak.

Beliau menekankan adanya perbedaan capaian kinerja antara tahun 2025 dan 2026, serta pentingnya meningkatkan kualitas pelaksanaan program yang berkontribusi pada kinerja universitas, fakultas, program studi, dan jurusan. Oleh karena itu, diperlukan kesiapan dalam menyusun laporan hasil kegiatan secara lebih baik dan terstruktur.

Melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN), Universitas Lampung juga telah memberikan dukungan pendanaan kepada Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) untuk kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan bersama mahasiswa.[amat buhori, S.Pd.]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *